Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Di momen yang penuh berkah ini, ketika kita saling mengucapkan maaf kepada orang lain, ada satu hal yang sering terlupakan—yaitu meminta maaf kepada diri sendiri.
Sebelum kita meminta maaf kepada orang lain, mari kita mulai dengan diri kita sendiri.
Kepada diri yang selama ini sering berpura-pura kuat, berpura-pura bahagia, namun saat sendiri justru menahan tangis.
Kepada diri yang sudah bersedia diajak menghadapi kerasnya dunia.
Yang terus berusaha semaksimal mungkin, hingga lupa waktu, lupa menjaga kesehatan, bahkan sering mengabaikan perasaan sendiri.
Kepada diri yang tetap bertahan, meskipun lelah, sakit, dan tidak selalu dimengerti.
Kepada diri yang mungkin telah banyak berkorban, memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang disayangi, meskipun bukan untuk dirinya sendiri.
Tidak apa-apa.
Namun, jangan lupa… mari kita meminta maaf kepada diri sendiri.
Maafkan segala lelah, luka, dan hal-hal yang mungkin tidak berjalan sesuai harapan.
Jangan sesali apa yang telah dilakukan, karena semua itu adalah bagian dari usaha menjadi pribadi yang lebih baik.
Kamu adalah orang baik yang selama ini berusaha terlihat baik-baik saja.
Di suasana Idulfitri ini, mari kita belajar memaafkan—bukan hanya orang lain, tetapi juga diri sendiri.
Ajaklah diri kita ke tempat yang membuat nyaman, nikmati hal-hal sederhana seperti makanan favorit, waktu bersama keluarga, atau sekadar menonton hal yang disukai.
Karena diri sendiri juga berhak untuk dimintai maaf… dan juga untuk dimaafkan.
Semoga Idulfitri ini menjadi awal yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih penuh makna bagi kita semua.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Mohon maaf lahir dan batin
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
